Monday, July 27, 2009

Puji Tuhan

Halleluyah

Mari semua jemaat GPdI efata Gunung putri, kita buka blok ini setiap saat dan saling menguatkan amin





Lukas 21:29-31,
(29) Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: "Perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja.
(30) Apabila kamu melihat pohon-pohon itu sudah bertunas, kamu tahu dengan sendirinya bahwa musim panas sudah dekat.
(31) Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.

Jika dibandingkan dengan Yeremia 24:1-3, Yeremia.8:13, maka Israel selalu dilambangkan sebagai pohon ara.

Pada tahun 69 Masehi, pasukan Romawi pimpinan jenderal Titus, mengepung kota Yerusalem selama satu tahun. Pada waktu itu, semua Israel sudah jatuh ke tangan Romawi, hanya Yerusalem yang masih bertahan. Setelah hampir setahun mengepung, pasukan Romawi masuk menyerbu ke dalam kota yang sudah lama hidup dalam kelaparan.
Ketika itu jenderal Titus kembali ke Roma, untuk menggantikan ayahnya menjadi Kaisar. Sedangkan pasukannya (tahun 70 M), menghancurkan dan membakar habis Bait Allah.
Setelah masa penghukuman yang panjang (hampir 19 abad, tepatnya 1878 tahun), Israel memproklamirkan kemerdekaannya di tanah Palestina pada tanggal 14 Mei 1948.

"..perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja…”

Bangsa Israel (pohon ara) ini mulai bertunas kembali pada tanggal 14 Mei 1948.
Sedangkan “pohon-pohon lain” (pohon apa saja), adalah negara-negara yang memproklamirkan kemerdekaannya, hampir bersamaan dengan lahirnya Israel. Negara-negara itu ialah, India (15 Agustus 1945), Indonesia (17 Agustus 1945), Vietnam (2 September 1945), Pakistan (14 Agustus 1947), Sri Lanka (4 Februari 1948), Maroko (2 Maret 1956), Ghana (6 Maret 1956), Malaysia (31 Agustus 1957), Nigeria (31 Agustus 1960), Bukino Vaso (5 Agustus 1960), Burundi (1 Juli 1961), dst.

“…musim panas sudah dekat.”

Di Israel, musim panas adalah musim panen. Sebelum musim panas ada musim semi yang adalah musim menabur.

Contoh dalam Alkitab :
Yesus Kristus adalah Sang Penabur, dan rasul Petrus adalah si penuai, ketika Roh Kudus membaptis 3.000 orang di hari Pentakosta.

Contoh masa kini :
‘Penabur-penabur’ di ‘musim semi’, adalah David Livingstone di Afrika, Hudson Taylor di Ningpo (RRC), William Carey di India, David Braidnard di pedalaman benua Amerika, dll.
Sedangkan ‘para penuai’ di ‘musim panas’ adalah orang-orang yang diurapi Roh Kudus secara luar biasa di era tahun 60-70-an. Mereka adalah Billy Graham, TL Osborn, Oral Roberts, William Branham, dll (ada sekitar 49 orang).
Sedangkan penuai-penuai dekade ini adalah, Reinhard Bonnke, Benny Hinn, Peter Youngren, dll. Mereka berkeliling dunia menuai jiwa-jiwa.

Data statistik menunjukkan, penuaian jiwa-jiwa sangat luar biasa di beberapa tempat.
Di Afrika, pada tahun 1900 hanya 3% penduduk beragama Kristen. Sekarang, di selatan Gurun Sahara saja, 50% sudah menjadi umat Kristiani.
Di Amerika Latin, pada tahun 1900 hanya terdapat sekitar 50.000 umat Kristiani. Di tahun 1980, menjadi 20 juta, dan tahun 2000 umat Kristiani mencapai 100 juta jiwa!
Di Korea Selatan, pada tahun 1990 hampir tidak ada gereja di sana. Sekarang terdapat 4000 gereja dan 30% penduduk Korsel adalah umat Kristiani.
Sedang di China, pada tahun 1950, hanya terdapat 1 juta umat Kristiani. Sekarang telah menjadi lebih dari 50 juta jiwa.

"Demikianlah juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi..”